KALEIDOSKOPPEMBANGUNANZONAINTEGRITAS
diPERADILANAGAMA
(ELVINNAILANA/HAKIM TINGGIPTABENGKULU)
A.PENDAHULUAN
Reformasi Birokrasi merupakan salah satu langkah awal mendukung program pemerintah untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan organisasi seperti peradilan agama yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan professional dalam mewujudkan good governance dan clean government menuju aparatur peradilan agama yang bersih dan bebas dari KKN, meningkatnya pelayanan prima serta meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja. Dalam perjalanannya, terdapat kendala yang dihadapi, diantaranya adalah penyalahgunaan wewenang, praktek KKN, diskriminasi dan lemahnya pengawasan. Guna menghilangkan perilaku penyimpangan anggota tersebut telah dilakukan langkah-langkah strategis melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dengan penetapan satker untuk diusulkan WBK/WBBM, tetapi dalam perkembangannya Satker yang diusulkan belumadayangmemenuhistandarpenilaianminimal.
BahwamembangunZonaIntegritas menujuWBK(WilayahBebasdariKorupsi)dan WBBM (WilayahBirokrasi BersihMelayani)tidakmudahbahkanberdarahdarah,danlebihdari ituadayangbahkanmendahulukankepentingankantordibandingkepentingankeluarga,sertabisa dikatakanseluruhenergitercurahuntukmembangunZonaIntegritas disebuahkantorkarena membangunsebuahpercontohanReformasiBirokrasi(RB)yangbaiksecara holistickita harus memperbaiki6tatakelola yangberdampaklangsungpadapelayananmasyarakat.BilakitaTarik mundurkebelakangPelaksanaanReformasiBirokrasisejaktahun2009terus dijalankansecara konsistendanberkelanjutan.BerdasarkanPeraturanPresidenNomor81 Tahun 2010tentang GrandDesignReformasiBirokrasi2010- 2025,saatinipelaksanaan ReformasiBirokrasitelah memasukiperiodekeduadanakanmenujuperiodeketigaatauperiodeterakhirmasaberlakuRoad Map.Padaperiodepertamahinggaperiodekeduatelahtercapaibanyakkondisiyangmendukung
sasaranReformasiBirokrasi,yaitubirokrasiyangbersih,akuntabel,dan berkinerja tinggi; birokrasiyangefektifdanefisien;dan birokrasiyangmempunyaipelayananpublikyang berkualitas.Birokrasisebagaipelaksanatugas pemerintahterus melakukanperubahandalam mencapaisasaranReformasiBirokrasidengan meningkatkankualitaspelayananpublikserta memudahkandanmendekatkan pelayanankepada masyarakat.Agarmasyarakatmerasakanhasil percepatan Reformasi Birokrasi yang telah dilakukan pemerintah, terutama padaunit kerja, KementerianPendayagunaanAparaturNegara danReformasiBirokrasi (KementerianPANRB) telahmenerbitkan PeraturanMenteriPendayagunaanAparaturNegara danReformasiBirokrasi Nomor52Tahun2014tentangPedomanPembangunanZonaIntegritas MenujuWilayahBebas dariKorupsidanWilayahBirokrasiBersihMelayanidiLingkunganInstansiPemerintah.
Melaluitulisanringan inidenganjudulKaleidoskopPembangunanZona Integritasdi Peradilan Agamapenulis berupayamenghimpunkegiatanberuparekamanperistiwadalampembangunan ZonaIntegritasyaknirangkaiankejadiandariwaktukewaktuyangterarsipkanbaikdalambentuk teks,gambarataufotodan videoselamabertugadibeberapasatker.
B.PERMASALAHAN
1. Bagaimanalangkah-langkahpembangunan ZonaIntegritas
2. ApayangmenyebabkankegagalanunitkerjamemperolehWBK
C.PEMBAHASAN
MembangunZonaIntegritasdisuatuunitkerja tidaksemudahmembalikkantelapak tangan,tidak semudah lisanmengucapkanayo…!.Sebuah kantoribaratsebuahsepedayang dikayuholehpengayuhsepeda,dilihatdaristrukturalatsepeda sendiribanyak ragamperalatan yangmenempeldibodisepedanya selainpengayuhsepeda itusendiri.ketika sebuahsepeda yang dikayuhstartbersamadenganmotor,mobildan truk.Pastikansepedayangkitakayuhdalam kondisibaikperiksabetuldaribagianyangterkecilhinggabagianterluarbegitu jugakondisi pengayuhnyasehat dan primasertakuasai rute/mapsuntuk menuju finish, jangan hiraukan pengendaralainmotormelajudengancepat,mobildengankecepatannyasendirijuga trukyang menderumengeluarkanasap,tetaplah kayuhsepeda dengankonsisten.Ketikamotor,mobildan trukmeskikendaraantersebutmelajukencangtetapijikakondisikendaraanmerekatidakterawatt danpengendaranyatidakfitdanugalugalansertatidakmemilikimaps,apakahmotor,mobildan
truktersebutberhasilmencapaifinish?Tentujawabannyabisadipastikantidakakansampai,atau sampaidenganmacamkendala.Lalubagaimana dengansepedayangprimayangtetapdikayuh dengankeseimbangandankecepatan konstan apakahakanmencapai finish? Bisa dipastikan pengayuh sepedaakansampaidantepatdenganmenguasaimedandanmapsyangbaikdanbenar. IlustrasitersebutjikakitaimplementasikandalamkegiatanWBKdanWBBMadalahsebuahtarget ataudaerah/tempatuntuklandingatau finishbagi sebuahunitkerjadalammemberikanpelayanan makadibutuhkanpulasebuahkantor yangsehatdannakhoda/leaderyangbaik.
WBK(WilayahBebasdariKorupsi)dan WBBM(Wilayah BirokrasiBersihMelayani) merupakan predikat yang diberikanolehKementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan RefomasiBirokrasi(KementerianPANdanRB) kepadaunitkerjadiinstansipemerintahyang menyelenggarakanfungsipelayanan.UntukmencapaipredikatWBKdanWBBM,unitkerjaharus terlebihdahulumembangun ZonaIntegritas(ZI). ZonaIntegritasadalahpredikatyangdiberikan kepada instansipemerintahyangpimpinan danjajarannya mempunyaikomitmenuntuk mewujudkanWBK/WBBMmelaluireformasibirokrasi,khususnyadalamhalpencegahankorupsi danpeningkatankualitas pelayananpublik.
Setelahditunjuksebagaisalah satuunitkerja percontohan menujuWBK/WBBM,unit kerja(PengadilanAgama)segeramenindaklanjutidenganmemberikanarahan danlangkah- langkahyangdiperlukanolehjajarannya.Langkahpertama diawalidenganpencanangan komitmen.Kegiatanpencanangankomitmen dilaksanakandenganPenandatangananPakta Integritas di atas kertas bermeterai dan Pernyataan Komitmentelah siapmembangun Zona Integritasdiatasspandukolehseluruhpegawaidankegiatantersebutharusterdokumentasidengan
baik.
BerikutnyaadalahPenilaianMandiriolehTimPenilaiInternal(TPI)unitkerja,yanglayak akandiusulkankeKementerianPANdanRB untukmendapatkanpredikatWBK/WBBM.Proses inibiasanyadilaksanakansampaidenganbulanJunitahunberjalan.Adasebanyak6 indikator pengungkitdan2indikatorhasilyangharus dilengkapidatadukungnya.Penilaian (survey)oleh Tim PenilaiNasional akan dilakukan mulaibulan Julis.d Nopembertahun berjalan.Penetapan WBK/WBBM akandilaksanakanpadabulanDesembertahunberjalan,bertepatandengan peringatanHariAntiKorupsiSedunia.
Sekedarmengingatkembalilangkah-langkahpembangunanZona Integritassebagai berikut:
I.ManajemenPerubahan
Bertujuanuntukmengubahsecarasistematis dankonsistenmekanismekerja,polapikir (mindset),sertabudayakerja (cultureset)individupadaSatuanKerja yangdibangun,menjadi lebihbaiksesuaidengantujuandansasaranpembangunanzonaintegritas.Targetyang ingin dicapaimelaluiprograminiadalah:
1. Meningkatnya komitmen seluruh jajaran Pimpinan dan anggota Satuan
KerjadalammembangunZona Integritas menujuWBK/WBBM;
2. Terjadinya perubahan pola pikir dan budaya kerja pada Satker yang diusulkansebagaiZona Integritas menujuWBK/WBBM;dan
3. Menurunnya resikokegagalanyangdisebabkankemungkinantimbulnya resistensiterhadap perubahan.Atasdasartersebut,makaterdapatbeberapaindikatoryangperlu dilakukan untukmenerapkanmanajemenperubahan, yaitu:
a.Penyusunan TimKerja.
TIMKerjaadalahtim yangdibentukuntuk melaksanakanprosesperubahanmelalui Program,kegiatandan Inovasidi6 AreaPerubahan(6Komponen Pengungkit), TIMkerja akanmenjadiMotordalamPembangunanZImenujuWBK/WBBM,dengankegiatan:
a)Membentuk Tim KerjaWBK/WBBM dengantahapan:
(1)membuatundanganPembentukanTimKerjaWBK/WBBM; (2)melaksanakanrapatPembentukanTimKerjaWBK/WBBM;
(3)Penentuananggota TimKerjaWBK/WBBM harus memilikikompetensi, memahamitusi,berdedikasi,tidakbermasalah,tidakpernahmelakukantindak pidana sertapelanggarankodeetikdandisiplin;
(4)pengesahan TimKerjaWBK/WBBM; Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Undanganrapat
•DokumenLaporanpelaksanaanPembentukan TimkerjaWBK/WBBM.
•RiwayatHidupdanrekamjejakanggotaTim
•Rekomendasi
b)PenentuananggotaTimselainpimpinan,dipilihmelaluiprosedur/mekanismeyang jelas,dengantahapan:
(1)Pimpinan,pejabat,danpihakterkaitmelakukanseleksiuntukmembentukTimkerja;
(2)Seleksidilakukandenganmempertimbangkan:
1.Kompetensi,
2.Memahamitusi
3.Berdedikasi
4.Tidakbermasalah
5. Tidakpernahmelakukantindakpidanasertapelanggarankodeetikdandisiplin. (3)RapatpenentuanTimkerja
(4)PenetapanTimkerja;
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Beritaacaradanlaporanpelaksanaanseleksi
•RiwayatHidupdanrekamjejakanggotaTim Rekomendasi
•Notularapat
•SKTimKerjaWBK/WBBM
b.DokumenRencana Pembangunan Zona Integritas menujuWBK/WBBM.
DokumenrencanaPembangunanZona Integritas adalahProgram,KegiatandanInovasi yangakandilaksanakandalammelakukanperubahanyangberisitentangtarget,waktudan hasilyangingindicapai,disesuaikandengan kondisidankarakteristik masyarakat diwilayahmasing-masing,meliputikegiatan:
a)MembuatdokumenrencanakerjapembangunanZonaIntegritasmenujuWBK/WBBM. Tiap-tiappenganggungjawabyangditunjukagarmebuat rencana aksiZImenuju WBK/WBBM(kapandimulai,berapalama,target yangakandicapai).Kegiatantersebut dilengkapidengandatadukung:
•undangan,absensisertafoto
•dokumenrencanaaksi
•dokumenLaporankegiatanpenyusunanrencanaaksiZona Integritas
b)DalamdokumenpembangunanZIMenuju WBK/WBBMharusadatarget-target prioritas yangrelevandengantujuanpembangunan ZIMenujuWBK/WBBM.Target prioritasadalahhasilyang ingin dicapaidalamtiap-tiapkegiatan,ProgramdanInovasi yangdilaksanakandalamrangkamempercepat prosesperubahansertamembawadampak menujukearahyanglebihbaik, dengancara:
(1)tentukantargetprioritasyangdirasamudahdiraihataudicapaiditiapkomponen perubahan;
(2)penentuantarget-targetprioritas harus melibatkanseluruh TimKerja;
(3)MelaksanakanAnalisadanEvaluasipadamasing-masingRencanaKerjadan
RencanaAksiyangterlaksanamaupuntidak;
(4) membuat SK Kepala Satker tentang rencana Pembangunan Zona integritas; Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenrencanaaksiyangberisitargetprioritas;
•dokumenlaporanpelaksanaankegiatanpenyusunantarget prioritas ZI;
•Keputusantentangrencana Pembangunan Zona integritas dantargetprioritas.
c)ProsesPembangunan ZIMenujuWBK/WBBMharusdisosialisasikankepadaseluruh personilmaupunmasyarakatagartujuanutama meraihWBK/WBBMdapattercapai, melaluikegiatan:
(1)Sosialisasikepadapegawaimelalui:
-Pengarahansaatapelpagi,rapat stafsecaraperiodic
-Pendampingan/pembinaanolehpusatdanwilayahterkaitprogram,kegiatandaninovasi pembangunan Zona Integritas menujuWBK/WBBM.
-Pemasanganspandukdanbannerdilingkungankerja; (2)Sosialisasikepadamasyarakatmelalui:
- Website
-Mediasocial
-Mediaelektronik/cetak
-Pemasanganspandukdanbanner
(3)Membuatlaporansosialisasi
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•capturewebsite,medsos,kliping, foto
•dokumenlaporansosialisasi.
c.PemantauandanEvaluasiPembangunan ZonaIntegritas (ZI)menujuWBK/WBBM. Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM kegiatan pemantauan/monitoring dan evaluasi dilaksanakansecarakontinyu,dalamrangkapencapaiantargetpembangunanZI,padatiap-tiap komponen,melalui:
a)kegiatanPembangunansudahdilaksanakansesuaidenganrencana
(1)pelaksanaankegiatanharus melibatkanseluruhanggota Tim
(2) membuat laporan hasil pelaksanaan masing-masing rencana aksi yang telah dilaksanakan
(3)membuatdokumentasiberupafoto-fotokegiatanKegiatantersebutdilengkapidengan datadukung:
•dokumenlaporanpelaksanaanrencanaaksioleh TimKerjaWBK/WBBM
•dokumentasi(fotokegiatan)
b)monitoringdanevaluasiterhadappembangunan ZonaIntegritas secaraberkala
(1)melaksanakanrapatmonitoringdanevaluasisecarabulanan
(2)membuatlaporanhasilmonitoringdanevaluasibulananKegiatantersebutdilengkapi dengandatadukung:
•undangan,notula,daftarhadir, fotorapat
•dokumenlaporanberkalahasilmonitoringdanevaluasisecarabulanan c)tindaklanjuthasilmonitoringdanevaluasi
Menyusun laporan tindak lanjut atas laporan monitoring dan evaluasi . Kegiatan tersebut
dilengkapidengandatadukung:
•dokumenhasilmonitoringdanevaluasisertarekomendasiyangtelahditindaklanjuti
d.PerubahanPolaPikirdanBudayaKerja Perubahanpolapikirdanbudayakerjaadalahkegiatan yangdilaksanakandalamrangkamerubahpolapikir anggotamenujukearahyanglebihbaikserta mewujudkanbudayakerjadisatuankerjanya sehinggaterciptalingkungankerjayangbenar-benar bebas korupsidan berkinerjabaik,melaluiupaya:
a)pimpinan(KepalaSatuanKerjasertapejabatstructuraldibawahnya)harusberperan sebagairolemodeldalampelaksanaanPembangunan ZIMenujuWBK/WBBM,dengan:
(1)keteladanan yang ditunjukkan oleh pimpinan akan menjadipanutan bagi bawahannya.
(2)keteladananmempunyaipengaruhbesardalampembentukanpribadiseseorang; (3)keteladananakan sangatcepatmerubahpolapikirbawahanKegiatan tersebut dilengkapidengandatadukung:
•dokumentasikegiatankerjasama,kegiatansinergitas,pelayanandanpengabdian kepadamasyarakat,pressreleaseyangdilakukanolehpimpinansatuankerja/
pejabat structural
•AbsensiPimpinanSatuanKerjadanpejabatstructural
•Foto/dokumentasipimpinanSatuanKerja/pejabatstructuralsebagaipembina upacara
b)agenperubahanharussudahditetapkan:
(1)membuatundanganpenetapanagenperubahan
(2)melaksanakanrapatpenetapanagenperubahan
(3)penentuanagenperubahan harusmenjadi contohbagipegawailainnya, memilikikompetensi, memahamitusi,berdedikasi, tidakpernahmelakukantindak pidanasertapelanggarankodeetikdanperilaku
(4)pengesahanagenperubahan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•undanganrapat
•dokumenlaporanpelaksanaanpenetapanagenperubahan
•riwayathidupdanrekamjejakagenperubahan
•rekomendasiIrjen/Kakanwil
c)budayakerjadanpolapikirdilingkunganorganisasi:
(1)menerapkanbudayakerjasebagaimanatertuangdalamkodeetikdanperilaku
(2)berikanrewardandpunishment
(3)MembuatlaporankegiatanpembangunanbudayakerjadanpolaPiker
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenlaporanpelaksanaankegiatanpenerapanbudayakerjaberikutdokumentasinya
•rekapabsensipegawai
•dokumentasiprogramrewardandpunishment
d)setiapanggotaorganisasiharusterlibatdalampembangunanZonaIntegritasMenuju
WBK/WBBM,melaluiupaya:
(1)penandatangananpaktaintegritas kepadaseluruhpegawai
(2)penerapantatanilai
(3)apelpagidanapelsore
(4)jum’atolahraga
(5)kegiatanrohani
(6)coffeemorning
(7)MembuatlaporanHasilKegiatan
Kegiatantersebutdilengkapidengandata dukung:
•dokumenpaktaintegritas
•dokumenLaporanhasilkegiatanpembanguananZIyangmelibatkanketerwakilanmasing masingbagian
•Dokumentasikegiatan ZonaIntegritas
II.Penataan Tatalaksana
Bertujuanuntukmeningkatkanefisiensidanefektivitassistem,proses,danprosedurkerjayangjelas, efektif,efisien,danterukurpadaZonaIntegritasmenujuWBK/WBBM.Targetyangingindicapaipada masing-masingprograminiadalah:
1. Meningkatnya penggunaan teknologiinformasi dalam prosespenyelenggaraan manajemen
Peradilanagamadi ZonaIntegritas menujuWBK/WBBM;
2.MeningkatnyaefisiensidanefektivitasprosesmanajemenPeradilanagamadiZonaIntegritas menuju WBK/WBBM;dan
3.Meningkatnyakinerjadi ZonaIntegritas menuju WBK/WBBM.
Atasdasartersebut,makaterdapatbeberapaindikatoryangperludilakukanuntukmenerapkan penataantatalaksana,yaitu:
a. ProsedurOperasional Tetap.
Pengukuranindikator ini dilakukandenganmengacupadakondisi yangseharusnyatelah dilakukan: a)ProseduroperasionaltetapmengacukepadatusiSatuanKerjadilingkunganKementerian HukumdanHAM
(1) Unit PusatMembuat SOPmengacupadaprosesbisnis instansi
(2)Wilayah/UPTmembuatSOPUnityangmerupakanturunandariSOPyangditerbitkanoleh
Pusat
(3)Wilayah/UPTmembuat SOPInovasi
Kegiatantersebutdilengkapi dengandatadukung:
•Dokumenpetabisnis instansi
•DokumenSOP
b)Proseduroperasional SatuanKerjatelahditerapkan
(1)MemastikanpelaksanaanTugasPegawaisesuaiSOPdenganpemasangan/informasi tentangaluratauprosedurlayanan
Kegiatantersebutdilengkapi dengandatadukung
•Capturepemasangan/informasitentangalur atauprosedurpelayanan
•Fotokegiatanlayanan
c)ProseduroperasionalSatuanKerjaapakahtelahdievaluasi
(1)Melaksanakan EvaluasiSOP
(2)MembuatlaporanhasilevaluasiSOP Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Dokumenhasilevaluasisertatindaklanjutnya b.E-Office.
Pengukuran indikator ini dilakukan dengan mengacu pada kondisi yang seharusnya telah
dilakukan:
a)SistempengukurankinerjaUnit
(1)sistempengukurankinerja SatuanKerja
(2)sistempengukurankinerjaIndividu
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•capturekinerjasatkermelaluiaplikasiyangdimilikisatker. b)Sistemmanajemen SDM sudahmenggunakanaplikasi
(1)OperasionalisasimanajemenSDM menggunakanaplikasiyangadadisatker
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•capturemanajemenSDM melaluiaplikasiyangadadisatker. c)Sistempelayananpubliksudahberbasis aplikasi
(1)Penggunaan TeknologiInformasidalampelayanankepadamasyarakatyangbertujuan
untukmemudahkanmasyarakatdalammenerima layanan
(2)Memilikiwebsiteyangmemudahkanmasyarakat
(3)Memilikiaplikasilayanan
(4)Memilikimediasocial
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Capturewebsite,aplikasilayanansertamediasocial
d)Telahdilakukanmonitoringdanevaluasiterhadappemanfaatanteknologiinformasidalam pengukurankinerjaunit,operasionalisasiSDM,danpemberianlayanankepadapublic
(1)Melakukanmonitoringdanevaluasiterhadappemanfaatanteknologiinformasisecara bulanan
(2)Menyusunlaporanmonitoringdanevaluasi
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Undangan,notula,daftarhadir, fotorapat
•Dokumenmonitoringdanevaluasi c.KeterbukaanInformasiPublik.
Pengukuran indikator ini dilakukan dengan mengacu pada kondisi yang seharusnya telah
dilakukan,seperti:
a)KebijakantentangketerbukaaninformasipubliksudahditerapkandilingkunganPeradilan agamasesuaidenganPerundang-undangan;
(1)menyiapkan informasidenganberbagaiinfrastrukturdankontenyang memadai, disertai dengan sikapketerbukaan dan mekanismesertaprosedur yang memadai (memilikiwebsiteyangmudahdiakses);
(2)penerapanketerbukaaninformasipublik(persyaratan,alur,waktudanbiaya)melalui spanduk/baner,websitedanmediasosial;
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•CaptureanggaranDIPAmelalui website
•Capturespanduk/baner,websitedanmediasosial;
b)Monitoringdanevaluasiterhadappelaksanaankebijakanketerbukaninformasipublik.
(1) melakukan rapat monitoring dan evaluasi tentang keterbukaan informasi publik; (2)membuat laporan hasilmonitoring dan evaluasi pelaksanaankebijakan keterbukaan informasipublic
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•undanganrapat, notulensi,daftarhadir
•dokumenlaporanhasilmonitoringdanevaluasi
III.PenataanSistemManajemenSDM
PenataanSistem ManajemenSDMdilingkunganperadilanagamabertujuanuntukmeningkatkan profesionalismeSDMperadilanagamapadaZonaIntegritasMenujuWBK/WBBM.Targetyang ingindicapaimelaluiprograminiadalah:
1.meningkatkanketaatanterhadappengelolaanSDM diperadilanagamamenujuWBK/WBBM;
2.meningkatnyatransparansidan akuntabilitas pengelolaanSDM dilingkunganperadilanagama padamasing-masingZonaIntegritas menujuWBK/WBBM;
3. meningkatnya disiplin SDM di lingkungan peradilan agama pada masing- masing Zona
Integritas menujuWBK/WBBM;
4. meningkatnyaefektifitasmanajemenSDMdilingkunganperadilanagamapadaZonaIntegritas menujuWBK/WBBM ;dan
5.meningkatnya profesionalisme SDMdilingkunganPeradilanagamapada Zona Integritas menujuWBK/WBBM.Atas dasarhaltersebut,makaterdapatbeberapaindikatoryangperlu dilakukan untuk menerapkan Sistem Manajemen SDM di lingkungan peradilanagama, yaitu:
a.PerencanaanKebutuhanPegawaisesuaidenganKebutuhanOrganisasi.
a)PerencanaanKebutuhanpegawaimengacupadapetajabatandanhasilanalisisbebankerja
(ABK)
(1)MelaksanakanrapatKebutuhanpegawaiberdasarkanpetajabatandanhasilanalisisbeban kerja(ABK)
(2)Mengusulkankebutuhanpegawaiberdasarkanpemetaanjabatandananalisis bebankerja
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Undangan,notula,daftarhadir danfotorapat
•dokumenkebutuhanpegawaiberdasarkanpemetaanjabatandananalisis bebankerja
•suratusulankebutuhanpegawai
b)penempatanpegawaihasil rekrutmenmurnimengacukepada kebutuhanpegawai. Menempatkanpegawaihasilrekrutmenberdasarkanusulankebutuhan pegawaiyangdisetujui MenPAN/RB
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenpersetujuanMenPAN/RB danBKN
•SKkolektif
•SuratpengantarpenempatanpewaidarikanwilkeUPT
•Suratperintahmelaksanakantugas darikepalaUPT
c)monitoringdandanevaluasiterhadappenempatanpegawairekrutmen
(1)melaksanakanmonitoring danevaluasipenempatanpegawairekrutmenterhadapkinerjaUnit
(2)membuatlaporanmonitoringdanevaluasipenempatanpegawairekrutmenterhadapkinerja
Unit
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenmonitoringdanevaluasikinerjapegawaibaruterhadapkinerjaUnit b.PolaMutasiInternal
a)Dalammelakukanpengembangankarierpegawai,telahdilakukanmutasipegawaiantarjabatan.
Melaksanakanrapat(tingkatUPTmelaluirapatpimpinan,tingkat
wilayah/pusatmelaluitimpenilaikinerja-TPK)dalamrangkamutasi/rotasiantarjabatan(Internal)
mengacupadapengembangankarirpegawai
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Undangan,notula,daftarhadir,fotoRapatmutasiinternal
•SKmutasi/rotasiinternal
•DRP(DaftarRiwayatPekerjaan)/DRH(DaftarRiwayatHidup)
b)Dalam melakukanmutasi pegawaiantarjabatantelahmemperhatikankompetensi jabatandan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan. Melaksanakan rapat dalam rangka mutasi/rotasi antar jabatan (Internal) mengacu pada kompetensi jabatan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Undangan,notula,daftarhadir, fotoRapatmutasiinternal
•SKmutasiinternal
•DRH(DaftarRiwayatHidup)yangmemuatriwayatpendidikan/diklat/bimtek/pengembangan karirlainnyapegawaiyangdilakukanmutase
c)monitoringdanevaluasiterhadapkegiatanmutasiyangdilakukandalamkaitannyadengan
perbaikankinerjaunit.
(1) melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutase yang dilakukan dalam kaitannyadenganperbaikankinerja
(2)membuatlaporanmonitoringdanevaluasiterhadapkegiatanmutasiyangdilakukandalam kaitannyadenganperbaikankinerja
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenmonitoringdanevaluasiterhadapkegiatanmutasiyangdilakukandalamkaitannya denganperbaikankinerja
c.PengembanganPegawaiBerbasisKompetensi;
a)UnitKerja melakukan Training Need Analysisuntukpengembangankompetensi. Melaksanakan rapatpenyusunananalisa kebutuhandiklat/bimtek/pengembanganpegawai (TrainingNeedAnalysis)untukpengembangankompetensi
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Undangan,notula,daftarhadir, fotoRapatmutasiinternal
•Dokumenanalisakebutuhandiklat/bimtek/pengembanganpegawai(TrainingNeedAnalysis)
b)dalammenyusunrencanapengembangankompetensipegawai,harus mempertimbangkanhasil pengelolaan kinerja pegawai. Menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai berdasarkanpenilaianSKP(SasaranKinerjaPegawai)
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Undangan,notula,daftarhadir, fotoRapat
•dokumenrencanapengembangankompetensipegawaiberdasarkanpenilaianSKP(Sasaran
KinerjaPegawai)
c)mengetahuipersentase kesenjangankompetensipegawaiyangadadenganstandarkompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan.Melakukan pemetaan persentasekesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing- masingjabatan.
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Capture fiturkompetensipadaaplikasiSimpegNew015
d) Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti
Diklat/pengembangankompetensilainnya.
Menginformasikanpermintaanuntukmengikuti Diklat/pengembangankompetensilainnya kepadapegawai.
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•suratkepadapegawaiperihalkesempatanmengikutiDiklat/pengembangankompetensilainnya e)dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi,unitkerja telahmelakukan upaya pengembangankompetensikepada pegawai(denganpengikutsertaanpada lembaga pelatihan,in- housetraining,ataumelaluicoaching/mentoring,dll).
Mengusulkan pegawaidalamupaya pengembangankompetensikepada pegawai (dengan pengikutsertaanpadalembagapelatihan,in-house training,ataumelaluicoaching/mentoring,dll) Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
• surat usulan pegawai yang akan mengikuti Diklat/pengembangan kompetensi lainnya
•daftarpegawaiyang telahpegawaimengikutiDiklat/pengembangankompetensilainnya
f) Telahdilakukanmonitoringdan evaluasiterhadaphasilpengembangankompetensidalam rangkaperbaikankinerja
(1)Melakukanmonitoringdan evaluasiterhadap hasilpengembangankompetensidalam rangka perbaikankinerja.
(2)Membuat laporan hasil monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalamkaitannyadenganperbaikankinerja.
Kegiatantersebutdilengkapidengan datadukung:
•Dokumenlaporanhasilmonitoringdanevaluasiterhadaphasilpengembangankompetensidalam rangkaperbaikankinerja
d.PenetapanKinerjaIndividu
a)telahmemilikisistempenilaiankinerjaindividuyangterkaitdengankinerjaorganisasi(Sistem Manajemen Kinerja bagi anggota peradilan agama dan Penilaian Prestasi Kerja bagi PNSperadilanagama
(1)menetapkanSasaranKinerja Pegawai(SKP)padaawaltahunmelaluiaplikasiSIMPEG
(2)menetapkan KinerjaUnit(PerjanjianKinerja-PK)padaawaltahunmelaluiaplikasie- performance
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenSKPyangdisetujuidanditandatanganiolehatasanlangsungnya
• dokumen Kinerja Unit yang disetujui dan ditandatangani oleh atasan b)ukuran kinerja individutelahmemilikikesesuaiandenganindicatorkinerja individulevel diatasnya.
MenyiapkandokumenSKPberjenjang (JFU,atasanlangsung/kasubsi,atasanlangsung/kasi, kepalaSatuanKerja).
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•DokumenSKPberjenjang(JFU,atasanlangsung/kasubsi,atasanlangsung/kasi,kepalaSatuan
Kerja)
c)telahmelakukanpengukurankinerjaindividusecaraperiodicpengukuranKinerjaIndividu melaluiaplikasiSIMPEGsecarabulanan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Dokumenpengukurankinerjaindividuperbulan.
d)Hasilpenilaiankinerjaindividutelahdijadikandasaruntukpemberianreward(pengembangan karirindividu,penghargaandll)
(1) Mengadakan rapat pemberian reward (penghargaan pegawai teladan) berdasarkan hasil penilaiankinerjaindividu
(2)Membuat suratkeputusanpemberianreward(penghargaanpegawaiteladan)berdasarkanhasil penilaiankinerjaindividu
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Undangan,notula,daftarhadir, fotoRapat
•SuratKeputusanpemberianreward(penghargaanpegawai teladan)berdasarkanhasilpenilaiankinerjaindividu
f. SistemInformasiPersonel
a)Datainformasikepegawaianunitkerjatelahdimutakhirkansecaraberkala.
Membuatlaporanhasilpemutakhirandatapegawai secarabulananmelaluiaplikasiSIMPEG; Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Membuatlaporanhasilpemutahirandatapegawaisecarabulananmelalui
•Updatedatasecaramandiriolehsetiappegawai
•Pindahdatajabatanolehsetiappegawai
IV.PenguatanAkuntabilitas
Akuntabilitaskinerjabertujuanuntukmeningkatkankapasitasdanjakuntabilitaskinerjaperadilan agama.Targetyangingindicapaimelaluiprograminiadalah:
1.meningkatnyakinerjainstansipemerintah;dan
2.meningkatnyaakuntabilitas instansipemerintah.
Atas dasartersebut,makauntukmengukurpencapaianprograminidigunakanindikator-indikator
:
a.KeterlibatanPimpinan
a) pimpinan harus terlibat secara langsung pada saat penyusunan perencanaan MelaksanakanrapatperencanaankegiatandananggaranyangdipimpinolehkepalaSatuanKerja; Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•undangan,notula,daftarhadir, fotorapat
•dokumenperencanaankegiatandananggaran
b)pimpinan terlibatsecara langsungpada saatpenyusunanpenetapankinerja,melaluikegiatan: penyusunan PenetapanKinerja (Perjanjian Kinerja)melaluiRapatpenetapan IKU yang berorentasi hasil kepada masyarakat yang dipimpin oleh kepala Satuan Kerja; Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•undangan,notula,daftarhadir, fotorapat
•dokumenPerjanjianKinerja.
c)Pimpinanharus selalumemantaupencapaiankinerjasecaraberkala
Melaksanakanrapatpemantauanpencapaiankinerjasecarabulananterhadapdipimpinolehkepala satuankerja
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•undangan,notula,daftarhadir, fotorapat
•dokumenpemantauanpencapaiankinerjasecarabulanandipimpinolehkepalasatuankerja. b.PengelolaanAkuntabilitas Kinerja
a)membuatdokumenperencanaankerjajangkapendek(Renja)
Tahunan,RencanaStrategis (Renstra)limatahunan
Memiliki dokumen perencanaan kerja jangka pendek (Renja) Tahunan, Rencana Strategis
(Renstra)sertaPenetapanKinerja(PerjanjianKinerja) Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenperencanaankerjajangkapendek(Renja)Tahunan,RencanaStrategis(Renstra)serta
PenetapanKinerja(PerjanjianKinerja)
b)dokumenperencanaanharus berorientasikepadahasil
(1)membuatturunanRenjayangmendukungpeningkatanpelayananpublik(penetapanstandar pelayanan,budayapelayananprima,surveikepuasanmasyarakat)
(2)membuatturunanRenjayangmendukung kegiatanantikorupsi(pengendaliangratifikasi, penerapanSPIP,pengaduanmasyarakat,dan WBS)Kegiatan tersebutdilengkapidengan data dukung
• dokumenturunanRenjayangmendukungpeningkatanpelayananpublik(penetapanstandar pelayanan, budaya pelayanan prima, survei kepuasan masyarakat) serta mendukung kegiatan anti korupsi (pengendalian gratifikasi, penerapanSPIP,pengaduanmasyarakat,danWBS)
c)IndikatorKinerjaUtama(IKU)padasatuankerja
(1)MemilikiIndikatorKinerjaUtama(IKU)yangditetapkanorganisasi
(2)MembuatIKU tambahanyangsesuaidengankarakteristikunitkerjayangmendukung peningkatanpelayananpublic (penetapanstandarpelayanan,budayapelayananprima, survei kepuasanmasyarakat)sertamendukungkegiatanantikorupsi(pengendaliangratifikasi,penerapan SPIP, pengaduanmasyarakat,danWBS)Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•DokumenIKUdanIKUtambahanyangmendukungpeningkatanpelayananpublik(penetapan standar pelayanan, budaya pelayanan prima, survei kepuasan masyarakat) serta mendukung kegiatanantikorupsi (pengendaliangratifikasi,penerapan SPIP,pengaduan masyarakat,danWBS)
d) indikator kinerja utama telah dilaksanakan dengan prinsip SMART (Spesific,Measurable,Achivable, Relevant,Timely/Continuity).
Memiliki IKU tambahan yang SMART (Spesific, Measurable, Achivable, Relevant, Timely/Continuity) Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung:
• DokumenIKUtambahanyangSMART(Spesific,Measurable,Achivable,Relevant, Timely/Continuity)
e)laporankinerjadisusuntepatwaktumenyusunLKjIPsecaratepatwaktu(bulanjanuaripada
tahunberikutnya)Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•DokumenLKIP
f)pelaporankinerjaharus memberikaninformasitentangkinerjaLaporankinerja(LKIP) telah memberikan informasi tentang kinerja Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung:
•DokumenLKIP
g) terdapat upaya peningkatan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja Melakukanupayapeningkatankapasitas SDMyangmenanganiakuntabilitas kinerjadengan melakukan/mengikutsertakandalambimtek/diklat/sosialisasipenyusunanLKIP;
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenlaporanbimtek/diklat/sosialisasipenyusunanLKIP
h)pengelolaanakuntabilitas kinerja dilaksanakanolehSDM yangkompeten
(1)menempatkananggotayangmemilikikompetensipadabidangpengelolaanakuntabilitas; (2) personil pengelolaan akuntabilitastelah memiliki Sertifikasi, Piagam penyusunan LKIP. Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Daftaranggotabidangperencanaanyangtelahmengikutidiklat.
V.PenguatanPengawasan
Penguatanpengawasanbertujuanuntukmeningkatkanpenyelenggaraanperadilanagamayang bersihdanbebas KKN.Targetyangingindicapaimelaluiprograminiadalah:
1.meningkatnyakepatuhanterhadappengelolaankeuangannegara;
2.meningkatnyaefektivitas pengelolaankeuangannegara;
3.mempertahankanpredikatWTPdari BPKatas opinilaporankeuangan;dan
4. menurunnya tingkat penyalahgunaan wewenang. Atas dasar hal tersebut, maka terdapat beberapaindikatoryangperludilakukanuntukmenerapkanpenguatanpengawasan,yaitu:
a.PengendalianGratifikasi
a)SatuanKerjatelahmelakukanpubliccampaigntentangpengendaliangratifikasi;
MelaksanakanpubliccampaigndilokasipelayananmelaluipemasanganSpandukdanbanner larangangratifikasi;
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•capturebanner/spanduk/mediapubliccampaignlainnya.
b)SatuanKerjatelahmengimplementasikanpengendaliangratifikasi. (1)MembentukUnitPengendaliGratifikasi(UPG)
(2)Pemasangankamerapengawas(CCTV)padaarepelayananKegiatantersebutdilengkapi dengandatadukung:
•SKUPG
•Capturekamerapengawas (CCTV)dantampilannya
b.PenerapanSistemPengawasanInternalPemerintah(SPIP)Pengukuranindikatorinidilakukan denganmengacupadakondisiyangseharusnyadilakukan:
a)SatuanKerjatelahmembangunlingkunganpengendalian
(1)MelakukansosialisasiSPIPsertakodeetik
(2)MembentukTimSPIP
(3)Melaksanakanpengawasandanmonitoringpadalayanan.
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•DokumensosialisasiSPIP
•SKTimSPIP
•Dokumenlaporanpengawasandanmonitoringpadalayanan
b)SatuanKerjatelahmelakukanpenilaianrisikoatas pelaksanaankebijakan
(1)Melakukanidentifikasiresiko
(2)Melakukananalisisresiko(scoring/penilaian resiko)terhadapfaktorkemungkinandanfaktor dampak.
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Dokumenmatrikidentifikasiresiko
•Dokumenanalisis resiko
c)Satuan Kerja telah melakukan kegiatan pengendalian untukmeminimalisirrisikoyang telah diidentifikasi. Membuat laporan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telahdiidentifikasi.Kegiatantersebutdilengkapidengan datadukung:
•Dokumenlaporanpengendalianuntukmeminimalisirrisikoyangtelahdiidentifikasi
d)SatuanKerjatelahmenginformasikandan mengimplementasikanSPIPkepadaseluruhpihak terkait Sosialisasi SPIP kepada pegawai melalui apel pagi/sore Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Dokumen(fotodannaskaharahanpembina)pelaksanaanapelpagi/sore c.PengaduanMasyarakat
a)KebijakanPengaduanmasyarakattelahdiimplementasikan
(1)Menunjukpetugas PengaduanMasyarakat
(2)menyediakanpetugas/ruang/loket/kotakkhususpengaduan
(3)menyediakaninformasisaranapenyampaianpengaduan
(4) pengelolaan Pengaduan melalui Media WEB, aplikasi E-LAPOR, Facebook, Twitter, Instagram,Path,WA,line.
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•SKpetugas PengaduanMasyarakat
•capturepetugas/ruang/loket/kotakkhusus pengaduan
•capturespanduk/bannerinformasisaranapenyampaianpengaduan
•capture sarana pengaduan melalui Media oline (aplikasi E- LAPOR, Facebook, Twitter, Instagram,Path,WA,line)
b)laporan/pengaduanmasyarakatyangditerimaditindaklanjuti
(1)meresponpengaduanmasyarakat
(2)menindaklanjutipengaduanmasyarakat
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•capture responpengaduanmasyarakat
•notadinas penyampaianpengaduanmasyarakatkepadabagianterkait
c)telahdilakukanmonitoringdanevaluasiatas penangananpengaduanmasyarakat
(1) melakukan perbaikan layanan sebagai tindak lanjut dari hasil monitoring dan evaluasi pengaduanmayarakat
(2)MenyampaikanhasilmonitoringdanevaluasikepadaBagianterkait. Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Laporanmonitoringdanevaluasilaporanpengaduansetiapbulan.
•Notadinas penyampaianpengaduanmasyarakatkepadabagianterkaituntukditindaklanjuti. d)hasilevaluasiatas penangananpengaduanmasyarakattelahditindaklanjuti
MenindaklanjutiLaporanmonitoringdanevaluasilaporanpengaduan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenlaporantindaklanjut(tindakanperbaikanpelayanan)atasLaporanmonitoringdan evaluasilaporanpengaduan
d.WhistleBlowingSystem(WBS)
a)WhistleBlowingSystemsudahdiinternalisasi
MelakukanInternalisasitentangWhistle-BlowingSystempadaseluruhpegawaimelaluiapel pagi/soreatauBimtekatausosialisasi
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•DokumendancaptureinternalisasiWhistleBlowingSystem(WBS)
b)WhistleBlowingSystemtelahditerapkan MenerapkanaplikasiWhistleBlowing System Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•CaptureaplikasiWhistleBlowingSystem
c)Telahdilakukanevaluasiatas penerapanWhistleBlowingSystem.
Menyediakanlaporanhasilevaluasiatas penerapanWhistleBlowingSystem
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Dokumen Laporan hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dari SIWAS d) Hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti Menyediakantindaklanjuthasilevaluasiatas penerapanWhistleBlowingSystemdari siwas Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenLaporantindaklanjuthasilevaluasiataspenerapanWhistleBlowingSystemdarisiwas e.PenangananBenturanKepentingan
a) telah dilaksanakan identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama
Melakukanidentifikasi/pemetaanbenturankepentingandalamtugas fungsiutama
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenidentifikasi/pemetaanbenturankepentingandalamtugas fungsiutama
•PermenkumhamNomor:38Tahun2015tentangPedomanPenangananBenturanKepentingan diperadilanagama
b) penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/ internalisasi
Melakukan internalisasi penanganan Benturan Kepentingan kepada pegawai
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumeninternalisasipenangananBenturanKepentingankepadapegawai c)penangananBenturanKepentingantelahdiimplementasikan
Menerapkan penempatan pegawai pada jabatan tertentu tanpa ada
konflikkepentingandengantugasnyadisertaisuratpernyataanbebasdaribenturankepentingan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumensuratpernyataan bebas daribenturankepentingan
d)telahdilakukanevaluasiatasPenangananBenturanKepentingan Melakukanevaluasiatas PenangananBenturanKepentingan Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenlaporanevaluasiatas PenangananBenturanKepentingan
e) hasil evaluasi atas penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti
Menindaklanjutihasilevaluasiatas penangananBenturanKepentingan
•dokumenlaporantindaklanjutatas penangananBenturanKepentingan
VI.PeningkatanKualitasPelayananPublik
Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas dan inovasi pelayanan publik sesuai kebutuhan dan harapanmasyarakat.Targetyangingin dicapaimelaluiprogrampeningkatan kualitaspelayanan publikiniadalah:
1.meningkatnyakualitas pelayananpublik(lebihcepat,lebihmurah, lebih aman,danlebihmudahdijangkau);
2.meningkatnyajumlahunitpelayananyangmemperolehstandardisasipelayananinternasional;
3.meningkatnyaindeks kepuasanmasyarakatterhadappenyelenggaraanpelayananpublik.
Atas dasar hal tersebut, maka terdapat beberapa indikator yang perlu dilakukanuntukmenerapkanpeningkatankualitas pelayananpublik,yaitu:
a.StandarPelayanan
a)TerdapatStandarpelayanan
Menyusun Standar Pelayanan Sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor15tahun2014tentangStandartPelayanan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•DokumenStandarpelayananpadasatuankerja b)standarpelayanantelahdimaklumatkan
(1)membuatmaklumatstandarpelayanan;
(2)melakukanpemasanganmaklumatstandarpelayananditempatpelayanan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•capturemaklumatstandarpelayananditempatpelayanan c)terdapatSOPbagipelaksanaanstandarpelayanan. MembuatSOPpelaksanaanstandarpelayanan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumenSOPpelaksanaanstandarpelayanan
d)reviudanperbaikanatas standarpelayanandanSOP
Melaksanakan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP.
•dokumenreviudanperbaikanatas standarpelayanandanSOP. b.Budaya PelayananPrima
a) telah dilakukan sosialisasi/pelatihan dalam upaya penerapan Budaya Pelayanan Prima
Melakukansosialisasi/pelatihanPelayananPrimakepadapegawai; Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•dokumensosialisasi/pelatihanPelayananPrimakepadapegawai
b)informasitentangpelayananmudahdiakses melaluiberbagaimedia
Menyediakan informasi yang mudah diakses oleh masyarakat dalam memperoleh informasi layanan dan kegiatan melalui media cetak, papan pengumuman,mediasosial,website, danlain-lain;
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•capturesaranainformasilayanan
c)telahterdapatsistempunishment (sanksi)/reward (penghargaan)bagipelaksana layananserta pemberiankompensasikepadapenerimalayananbilalayananyangdiberikantidaksesuaistandar (1) pemberian reward kepada pegawai dibidang pelayanan (penghargaan pegawai teladan); (2)pemberianpunishtmentterhadappegawaiyangmelakukanpelanggaran (hukuman disiplin) Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Sistemrewarddanpunishment
• Dokumenpenghargaanpegawaiteladansebagaireward,dokumenhukumandisiplinsebagai punishment serta kompensasi kepada penerima layanan. d)Telahterdapatsaranalayananterpadu/terintegrasi
(1) Menyediakan layanan terpadu (pembayaran layanan melalui Simponi, layanan aplikasi
SIMARI antara UPT Pemasyarakatan dengan UPT Mahkamah Agung) (2)PTSP(PelayananTerpaduSatuPintu)
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Captureaplikasilayananterpadudan LTSP
e)terdapatinovasipelayanan
Melakukaninovasipadapelayanan
Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•captureinovasipadapelayanan
c.Penilaiankepuasanterhadappelayanan.
a)untukmengetahui tingkatkepuasan masyarakatterhadap pelayanan yangdiberikan oleh unit pelayanan melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) setiap 6 bulan Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Dokumenlaporansurvei;
b)Hasilsurveidipublikasikansecara terbuka kepadamasyarakatHasilsurveidipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat melalui Website, Media sosial dan banner/spanduk Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Capturedanfoto/Dokumentasi
c)dilakukantindaklanjutatas hasilsurveikepuasanmasyarakat. Melaksanakanperbaikanlayanansebagaitindaklanjutdarisurvei. Kegiatantersebutdilengkapidengandatadukung:
•Dokumenlaporanperbaikanpelayanansebagaitindaklanjutdari surveikepuasanmasyarakat
Bahwa jalannya sebuahkantoratau organisasiselainadanya kelengkapansumberdaya manusiajugaditopang seorangpimpinan yang dalamhalinidalam peradilan agamadibawah pimpinan seorangKetua dalammewujudkan daerahyangberpredikatWBK danWBBM.Dan sudahbarangtentusetiappimpinanPengadilanmemilikikarakteristikataugayadalammemimpin sebuaninstitusi.Dalamtulisaninitidakmembahas macamataujenis kepimpinanyangbaik,tapi melihatbeberapasatker/pengadilanagamaataupengadilannegeriyangberhasilsatkernyameraih wbk/wbbm,bukanberartipimpinanyangbelummemperolehwbk/wbbmtidakbaik,dankitaharus apresiasikepadapimpinanyangsatkernyatelahlolos TPInamunditahapakhir berdasarkanhasil penilaian TPNKemenpanRB belumberhasil.
BeberapacatatanHasilEvaluasiZona Integritas WBK/WBBM 2019:
1. Belumterlihatpemahamanyangutuhterhadapsubstansi6areaperubahan.
2. Belum terlihat terjadinya perubahan pola pikir dan budaya kerja, hanya mengejar nilai/penghargaan.
3. Keterlibatan pimpinan secara aktif dalam monev pelaksanaan pembangunan Zona
Integritas (ZonaIntegritas)masihrendah.
4. Pemahamandanketerlibatanpimpinandalamimplementasimanajemenkinerjamasih rendah.
5. Implementasi system pengawasan yang belum mantap, masih pada sekedar public campaigndanbelumadapembangunansecarasistemik.
6. Inkonsistensiimplementasipelayanankepadapublicmenurutkertaskerjaevaluasiinternal dengankondisinyatadilapangan.
7. PengelolaanterhadapmediauntukmenginformasikanpembangunanZonaIntegritas(Zona Integritas)kepadainternal dan stakeholdereksternal/masyarakatbelumdilakukansecara efektif.
8. Inovasiprogramdankegiatanpelayananbelumbisamenjawabisustrategisyangsesuai denganharapanstakeholder.
9.Pelaksanaansurveikepuasanmasyarakathanyabersifatformalitas danbelomdapat digunakanuntukmeningkatkankualitas pelayanansesuaiharapanmasyarakat.
BeberapacatatanevaluatorevaluasiPMPZItahun2020
1. Pada saat dilakukan penginputan data dukung ke dalam aplikasi pmpzi.mahkamahagung.go.id,tidakdilakukansupervise yangmemadai.Terdapatunit kerja yanghanya mengandalkan tenaga kontrak(honorer)untukmelakukanpenginputan datatersebut.
2. Pemilihandatadukungyangpalingmewakilikeadaanterkini(update)unitkerjapada setiapareapengungkittidakdilakukansecaraselektifdanberjenjangpadamasing-masing area,namun sepenuhnyamengandalkantenagaoperatoruntuk memilih dan menentukan dokumenmanayangakandiunggahkedalamaplikasi.
3. Datadukungyangseharusnyadimutakhirkan(update)secaraberkalatidakdilakukan.
4. Lemahnyapendokumentasianatassetiapkegiatanmonitoringdanevaluasipadasetiaparea pengungkit.
5. Tidakadapenjelasanmengenaiadanyainovasilayananpadaunitkerja.
6. Persepsiunitkerjaterkaitpemenuhandokumentasiuntukmendukungpernyataanpada setiapsubarea berbeda denganpersepsi TimPenilaiInternal,sepertidatadukung Penetapan Agen Perubahan dan RoleModelyang dianggap sebagaibagian dari reward ataupenghargaan.
7. Padaarea3 terkait AnalisisKebutuhanDIklat (Training Need Analysis), persentase KesenjanganKompetensi,pengukurankinerjaindividutidaksesuaiantara pernyataan dengadatadukungyangdiunggah.
8. Hasilsurveyindekperilakuantikorupsiyangtidakmemenuhipersyaratanminimal.
9. TindakLanjutHasilPemeriksaaan(InternaldanEksternal)tidakdilampiridatadukung.
10. Unitkerjatidakmenindaklanjutcatatanevaluator.
Beberapa rekomendasikepadaunitkerjaWBK/WBBM yangbelumberhasil:
1. Meningkatkanpemahamandankomitmenpimpinansertapegawaipadaunitkerjaterhadap substansitiap-tiapareaperubahan.
2.Menyusunpeta risikodisetiapunitkerja denganmemperhatikanpotensiterjadinya penyimpanganintegritas.
3. Melakukaninovasipelayananyangsifatnyamempermudah,mempercepatwaktulayanan danhospitalitypetugas kepadamasyarakatsesuaicorebusiness unitkerja.
4. Membangundanmengimplementasikansystempelayananterintegrasiantarunitkerja yangadadalamsuatukawasan.
5. Meningkatkanketerlibatanpimpinanunitkerjadalamimplementasimanajemenkerja
6. Memperbaikistrategikomunikasidarisetiapunitkerjauntukmeningkatkankedekatan mereka denganmasyarakatatau pemangku kepentingandengancara mengefektifkan pengelolaanmedia.
7.Melakukansurveykepuasanmasyarakatsecaraberkalaataskualitasdan integritas pelayanan.
D.KESIMPULAN
KeberhasilansebuahunitkerjadalammeraihpredikatWBKdanWBBM tidakditentukan olehorangperorangatauhebatnyaseorngstaffataukreatifitasnyaseorangpimpinantapitidaklain dantidakbukansinergitas seluruhelemenyangadadisatker. namunseorangpimpinanharuslah memilikidalam jiwanyasebagaimanadalamkaidahfiqh"Tashorrofualimaami'alaaalrro'iyati manuuthunbilmashlahaati,yangmemilikiartiArtinya," tindakanpemimpin(imam)terhadap rakyatnyaharus dikaitkandengankemashlahatan."Bukankemaslahatanuntukdirinyatapi kemaslahatanbagi pencari keadilan dan kemaslahatanstaffnyajuga. Karenaketikaseorang pemimpintidakmaslahahtidakakanmaksimaluntukmencapaifinish.Seprvisisangatpenting,
tidak dilakukan sekali atau duakali tetapi supervise yang berkelanjutan, karena masih ada pimpinan tidakmelaksanakansupervise berkelanjutan.Ilustrasipengayuhsepeda dengan sepedanyayangbaikmampumengalahkansepedamotor, mobildantrukyangtidakterawat denganbaik,sudahbarangtentuhalinijugabisadilakukanjika pimpinansebagaipengayuh,dan unitkerjasebagaikendaraanya yangsalingmenopangtentuakanmewujudkanunitkerjanya meraihwbkdanwbbktapibukanhanyasekadartujuantapibagaimananilainilaitersebutbertahan sehinggadapatmemberikanpelayananprima.