image001

Riyadh – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Ekonomi Syariah bagi Hakim Peradilan Agama Indonesia Angkatan Ketujuh Tahun 2026 yang diikuti oleh 32 orang hakim resmi dibuka pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 08.00 waktu setempat, bertempat di Lantai 3 Kampus Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Kerajaan Arab Saudi.

Kegiatan pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Teddy Lahati, S.H.I., M.H. (Hakim Yustisial pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI), kemudian dilanjutkan dengan sambutan pembukaan oleh Prof. Dr. Abdullah bin Salim Al-Mihmadi selaku pejabat Institut Tinggi Peradilan (Ma’had ‘Ali lil Qadha) Universitas Imam Muhammad Ibnu Saud.

image003

Dalam sambutannya, Prof. Abdullah menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta serta menandai dimulainya secara resmi Diklat Hakim Ekonomi Syariah Angkatan VII Tahun 2026.

“Dengan pertolongan dan taufik Allah SWT, kami membuka kegiatan pelatihan bagi para hakim peradilan Republik Indonesia dan menyambut kehadiran Anda semua di Kerajaan Arab Saudi dengan penuh kehormatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan Diklat Hakim Ekonomi Syariah Angkatan Ketujuh Tahun 2026 bagi para hakim peradilan Indonesia di Riyadh. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata penguatan kerja sama internasional di bidang peradilan, khususnya dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi hakim melalui pendidikan dan pelatihan di Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, khususnya pada Institut Tinggi Peradilan (Ma’had ‘Ali lil Qadha).

“Pelatihan ini kami harapkan menjadi program ilmiah yang kaya, unggul secara akademik, serta menjadi sarana pertukaran pengalaman dan penguatan kerja sama peradilan internasional,” tambahnyaimage005

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Abdullah juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, khususnya Penjaga Dua Tanah Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman, atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan program pelatihan ini.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Mahkamah Agung Republik Indonesia, serta para Duta Besar yang telah memberikan dukungan, pendampingan, serta kelancaran prosedural dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini.

image007

Usai pembukaan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi perdana oleh Prof. Dr. Abdul Aziz Nasser A. Al-Tamimi, yang mengangkat tema seputar adab seorang hakim, etika persidangan dan pemeriksaan perkara, dasar-dasar integritas hakim, serta implementasi kaidah-kaidah peradilan yang bersumber dari Risalah Umar bin Khattab رضي الله عنه kepada Abu Musa Al-Asy’ari.

Diklat ini diharapkan menjadi program ilmiah unggulan, sarana pertukaran pengalaman peradilan, serta media untuk mempererat hubungan antarnegara, sekaligus mengenalkan sejarah dan peradaban Kerajaan Arab Saudi kepada para peserta.

(SPN)