Diklat Riyadh IV Akan Segera Dilaksanakan
Jakarta | Badilag.net
Menindaklanjuti arahan Dirjen Badilag Drs. H. Abdul Manaf, MH perihal informasi pelaksanaan diklat ekonomi syariah di Riyadh Arab Saudi Angkatan IV (Diklat Riyadh IV) yang diterima melalui sambungan telepon langsung dari Dekan Ma'had 'Ali Lil Qadha (Sekolah Tinggi Peradilan) Dr. Abdullah Abdurrahman Al Turaikiy pada hari Ahad (18/9) malam, Kasubdit Pengembangan Tenaga Teknis Peradilan Agama H. Sugeng, SH., MH berkunjung ke kampus LIPIA Jakarta untuk melakukan koordinasi pada hari Senin (26/9).
Kasubdit Pengembangan didampingi Kasi Pengembangan Mutu Hakim Fitriza Agustina, SE., MM., Kasi Pengembangan Mutu Panitera dan Juru Sita M. Tasdik, S.Pd., Mahrus, Lc., MH (Hakim Yustisial) dan Sandra Wahyudi (Staf) melakukan pembicaraan dengan Direktur Pelayanan Publik dan Edukasi Masyarakat Berkelanjutan Dr. Nadib Su’ud Al Rosyidi seputar persiapan pelaksanaan Diklat Riyadh IV disamping juga melakukan penjajagan kerjasama di bidang pengembangan sumber daya manusia di lingkungan badan peradilan agama.
“Selama sepekan kami Ditjen Badilag sudah melakukan pendataan ulang para Peserta Diklat Riyadh IV (PDR IV), baik kesiapan dokumen paspor, kartu miningitis maupun kesiapan lainnya, dan hasilnya kami serahkan Surat Dirjen Badilag perihal daftar nama PDR IV lengkap dengan fotokopi paspor masing-masing, termasuk satu paspor peserta yang sedang dalam proses perpanjangan dan satu paspor peserta yang sedang melaksanakan ibadah haji,” papar Sugeng.
“Kami akan segera menindaklanjuti Surat Dirjen Badilag untuk proses penerbitan visa bagi para PDR IV, termasuk penggantian satu nama PDR IV yang telah mengundurkan diri dengan peserta lainnya yang dinyatakan lulus oleh pihak Riyadh nantinya,” ungkap Nadib.
Nadib lebih jauh menyatakan bahwa LIPIA siap mengadakan kerjasama bimtek seputar bidang Bahasa Arab, Studi Islam, dan Ekonomi Syariah, ataupun bidang-bidang lainnya untuk pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Badilag MA RI.
[Ibnu AR]