Dua Pejabat Badilag Turun, tapi Naik

Jakarta l Badilag.net

Dua pejabat eselon IV Ditjen Badilag meneruskan karirnya di pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding di lingkungan peradilan agama.

Fenny Sulistyaningsih, S.E., M.M dilantik menjadi Sekretaris PA Purwokerto pada 30 Desember 2015. Sebelum ke PA Kelas IB itu, ia adalah Kasubbag Akuntansi pada Bagian Perencanaan dan Keuangan Ditjen Badilag.

Esoknya, Joko Wiratna, S.H., M.H. dilantik menjadi Kabag Perencanaan dan Kepegawaian PTA Banten. Sebelumnya ia adalah Kasi Tata Naskah pada Subdit Mutasi Panitera dan Jurusita Ditjen Badilag.

Dari segi tempat kerja, dua mantan pejabat Badilag itu dapat dikatakan turun, namun dari segi eselonisasi, jabatan keduanya naik. Awalnya pejabat eselon IV, lalu menjadi pejabat eselon III.

Sekretaris Ditjen Badilag H. Tukiran, S.H., M.M., yang menghadiri pelantikan Sekretaris PA Purwokerto, mengatakan bahwa peluang karir di pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding semakin terbuka seiring dengan terbitnya Perma 7/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Pengadilan. Tentu, pengisian jabatan-jabatan baru di pengadilan tingkat pertama dan banding itu dilakukan dengan mekanisme yang tepat.

Ia menambahkan, restrukturisasi organsasi pengadilan berupa pemisahan kepaniteraan dan kesekretariatan merupakan tuntutan reformasi birokrasi yang mesti dilaksanakan.

“Diharapkan kinerja dan pelayanan pengadilan menjadi lebih efektif, efisien dan ekonomis,” ujarnya.

Level nasional

Selain melantik Fenny Sulistyaningsih sebagai Sekretaris, Ketua PA Purwokerto Drs. H. Arifin, M.H., pada momen yang sama juga melantik tiga pejabat eselon IV. Mereka adalah Ernawati (Kasubbag Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan), Slamet Setiabudi (Kasubbag Kepegawaian, Organisasi dan Tatalaksana), dan Rokhimah (Kasubbag Umum dan Keuangan).

“Selaku pimpinan, saya mengucapkan selamat datang dan bergabung di Purwokerto. Mudah-mudahan kehadiran Bapak-bapak dan Ibu-ibu membawa berkah dan kemajuan,” ujar Ketua PA Purwokerto.

Secara khusus, ia punya harapan lebih kepada Sekretaris PA Purwokerto yang baru. “Wawasan, pengetahuan dan pengalaman beliau sudah meliputi nasional. Jika ke Purwokerto, itu jadi modal yang cukup baik untuk membawa PA ini ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

[hermansyah]