Hadiri Acara Reuni Hakim Angkatan III, Prof. H. Abdul Manan Sampaikan Pesan Ini
Yogyakarta | Badilag.net (31/3/2016)
Untuk kali kedua, setelah sukses menghelat acara temu alumni diklat cakim pada bulan Juni 2014 di Bogor, hakim angkatan III tahun 1994 Jakarta-Bandung kembali menggelar acara reuni di Yogyakarta pada tanggal 25-27 Maret 2016. Sekitar 70 hakim peradilan agama dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini.
Tidak hanya sekadar temu kangen, acara reuni ini juga diisi dengan kegiatan seminar terbatas dan pembinaan dari pimpinan Ditjen Badilag. Seminar Terbatas yang mengambil tema “Peningkatan Kapasitas Hakim Peradilan Agama dalam Menyongsong the Excellent Court” menghadirkan Ketua Kamar Agama MA RI, Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.Ip., M.Hum., sebagai pembicara tunggal.
Dalam paparannya, Ketua Kamar Agama menegaskan bahwa hakim peradilan agama harus menjaga wibawa hakim dan wibawa lembaga peradilan di Indonesia, khususnya lembaga peradilan agama.
“Jagalah integritas saudara-saudara baik di dalam maupun di luar pengadilan. Penampilan juga harus dijaga dengan baik. Jangan asal-asalan,” kata Prof. Dr. H. Abdul Manan.
“Forum reuni yang diadakan oleh setiap angkatan pendidikan cakim merupakan ajang silaturahmi yang positif sepanjang tidak mengarah kepada terbentuknya kelompok (firqah) exclusive yang akan merugikan,” Ketua Kamar Agama menambahkan.
Lebih lanjut Ketua Kamar Agama menganjurkan agar hakim peradilan agama lebih menggencarkan forum diskusi pemecahan masalah hukum untuk meningkatkan kualitas penerapan hukum acara. Ia juga mewanti-wanti agar hakim peradilan agama saling bahu membahu mewujudkan lembaga peradilan yang berkelas dunia.
Apresiasi Ditjen Badilag
Sementara itu Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Ditjen Badilag MA RI, Dr. H. M. Fauzan, S.H., M.M., M.H., yang juga hadir pada acara reuni hakim angkatan III tahun 1994 itu memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara silaturahmi tersebut karena menurutnya acara seperti itu dapat dijadikan sebagai media untuk memperteguh komitmen dalam memajukan peradilan agama dan komitmen memberikan pelayanan hukum dan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat.
Dr. H. M. Fauzan menyampaikan bahwa Badilag terus menerus melakukan upaya perbaikan sistem promosi dan mutasi agar semakin lebih baik. Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas tersendatnya regenerasi hakim karena tidak adanya perekrutan calon hakim selama enam tahun terakhir.
“Kita kesulitan dalam melakukan regenerasi. Di satu sisi kita harus mempertimbangkan karir masing-masing hakim, sementara di sisi lain kita kekurangan stock hakim. Contohnya, jika hakim-hakim yang di Papua kita mutasikan ke luar Papua, maka tidak ada lagi hakim yang bisa ditempatkan di sana karena memang tidak ada yang akan menggantikannya,” imbuh Direktur Binganis Badilag.
Di samping itu, untuk lebih menjamin transparansi proses penjaringan calon pimpinan pengadilan, Ditjen Badilag telah mengujicoba aplikasi electronic test (e-test). Aplikasi tersebut telah diujicoba di wilayah PTA Lampung. Menurut Dr. H.M. Fauzan, ke depan aplikasi ini dapat digunakan bagi setiap hakim yang telah memenuhi syarat menjadi pimpinan.
“Sistem ini sangat efektif dan efisien dari segi waktu dan dana karena dapat diikuti dari tempat kerja masing-masing hakim dan hasil test-nya dapat diperoleh secara langsung. Oleh karena itu kami sarankan untuk menyiapkan diri sejak sekarang. Jika dua kali gagal dengan hasil yang buruk, maka hakim yang bersangkutan tidak dapat lagi mengikuti test tersebut,” kata Direktur Binganis.
Reuni Perkokoh Persahabatan
Selain diisi dengan kegiatan ilmiah dan pembinaan dari pimpinan, sebagaimana lazimnya sebuah reuni, acara temu alumni diklat cakim angkatan III tahun 1994 Jakarta-Bandung ini juga dipenuhi dengan kegiatan yang ditujukan untuk semakin memperkokoh persahabatan yang dijalin sejak 20 tahun lalu.
Seperti dipaparkan Ketua Panitia Reuni, Nur Lailah Ahmad, S.H., yang juga Ketua PA Magelang, para peserta reuni melakukan kunjungan ke Candi Borobudur, berwisata arum jeram di derasnya Sungai Elo, kunjungan ke objek wisata Ketep Pass Gunung Merapi, dan dipungkasi dengan pertandingan tennis di GOR Pemkab Bantul.
Ketua Paguyuban Calon Hakim Angkatan III Tahun 1994 Jakarta-Bandung, Drs. Slamet Turhamun, S.H., M.H., mengatakan bahwa reuni ketiga direncanakan akan digelar pada tahun 2018 dengan alternatif tempat di Aceh, Makassar dan Surabaya.
(mb/ac)