Kabag Perencanaan dan Keuangan Badilag Tutup Usia

Jakarta l Badilag.net

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama berkabung. Salah satu pejabatnya, Drs. H. Azhari, S.H., M.Si, mengembuskan nafas terakhirnya, pada Ahad (22/11/2015), dalam usia usia 55 tahun, setelah menjadi abdi negara selama 33 tahun.

Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Badilag itu meninggal dunia ketika mengadakan kunjungan ke Malang. Sebelumnya, almarhum diketahui memiliki penyakit gula. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka dan dimakamkan pagi tadi di Depok.

Dirjen Badilag Drs. H. Abdul Manaf, M.H. beserta sejumlah pejabat dan pegawai Badilag takziah sekaligus memberi penghormatan terakhir.

“Saya secara pribadi dan mewakili keluarga besar Ditjen Badilag berduka cita sedalam-dalamnyat atas wafatnya Pak Azhari. Semoga almarhum khusnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Dirjen Badilag.

Pak Azhari—sapaan akrab alhmarhum ketika masih di Badilag—lahir di Serang pada 3 April 1960. Suami dari Lies Hadiyati itu dikaruniai tiga anak.

Pak Azhari merintis pengabdiannya dari bawah, dengan menjadi CPNS golongan II/a di Departemen Agama pada tahun 1982. Di Depag, ia kemudian menjadi pejabat eselon IV dan pejabat eselon III. Ketika Direktorat Pembinaan Peradilan Agama beralih dari Depag ke Mahkamah Agung, ia juga menjadi pejabat eselon III.

Jabatan struktural pertama yang diembannya adalah Kepala Seksi Hisab Rukyat pada Direktorat Pembinaan Badan Peradilan Agama Depag pada 1994. Setahun kemudian, ia beralih tugas menjadi Kepala Sub Bagian Rumah Tangga.

Setelah itu, mulai tahun 2000, Pak Azhari dimutasi menjadi Kepala Seksi Organisasi dan Tatalaksana. Dua tahun kemudian, ia beralih menjadi Kasubbag Tata Usaha.

Pada tahun 2006, ketika peradilan agama berada satu atap di bawah MA, Pak Azhari diberi amanah menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Ditjen Badilag, hingga akhirnya tutup usia kemarin.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Asy-Syafi'iyah dan STIA YAPPAN Jakarta itu mendapatkan tanda jasa Satyalancana Karya Satya pada tahun 2012 setelah mengabdi selama 30 tahun.

Selamat jalan, Pak Azhari. Jasa-jasamu akan selalu kami kenang...

[hermansyah l foto: rahman]