Mantan Wakil Ketua MA : Masyarakat Harus Lebih Mudah Dilayani Pengadilan Agama

Purbalingga | badilag.net

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi di pengadilan agama, masyarakat harus lebih mudah dilayani dan jadikan pelayanan yang bisa disenangi pencari keadilan

Demikian pesan mantan wakil ketua mahkamah agung bidang non yudisial Dr. H. Syamsu Hadi Irsyad, S.H., M.H. dalam acara tasyakuran menempati ruang pelayanan pengadilan agama purbalingga. Kamis malam (3/12/2015)

Hadir dalam acara ini direktur pembinaan administrasi peradilan agama, ketua pengadilan tinggi agama semarang, wakil ketua pengadilan tinggi agama jakarta, para ketua pengadilan agama se wilayah eks karasidenan banyumas, dan ketua pengadilan negeri purbalingga.

Semenjak bergabung dengan Mahkamah Agung, telah terjadi perubahan signifikan terhadap lingkungan peradilan agama, baik dari segi anggaran maupun fasilitas seperti gedung pengadilan.

Syamsu Hadi bercerita, sewaktu pengadilan agama masih bergabung dengan departemen agama, anggarannya sangat kecil sekali, sehingga wajar lingkungan peradilan agama tertinggal dengan lingkungan peradilan yang lain.

Menurut Syamsu Hadi Irsyad, dengan meningkatnya anggaran di lingkungan peradilan agama, seharusnya dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Terkait polemik mengenai status jabatan hakim, ia berpesan agar permasalahan tersebut disampaikan melalui wadah yang ada. “Kalau ada peningkatan (status, red), silahkan dikembangkan lewat IKAHI,” pesan Syamsu Hadi Irsyad.

Pesan lainnya adalah menjalin komunikasi yang baik antar lembaga peradilan lainnya, hal ini tak lain supaya terjadi sinergi dalam pelaksanaan tugas.

Walaupun sudah tidak bekerja di lingkungan peradilan, namun ia tetap mengikuti perkembangan yang terjadi di lingkungan peradilan agama.

Ia juga berpesan agar aparat peradilan agama bekerja sebaik-baiknya, jangan mudah tergoda rayuan apapun. “Kalau mau kaya di pengadilan gampang, namun apakah hasil yang diperoleh berkah,” jelasnya.

ws