Pembahasan Majalah Peradilan Agama Edisi 10 Dimulai

Yogyakarta | Badilag.net

Terbitnya majalah peradilan agama ikut berkontribusi dalam caracter building di lingkungan peradilan agama. Orang bijak berkata: “Menulislah agar engkau diketahui dunia, dan membacalah agar engkau mengetahui dunia.”

Hal tersebut diungkapkan Aziz Falahuddin, SH., MH Kepala Bagian Organisasi dan Tatalaksana disela-sela pembukaan rapat pembahasan majalah peradilan agama pada hari Senin (25/7) malam di Hotel Arjuna, Yogyakarta.

Lebih jauh Aziz mengatakan bahwa dunia tulis-menulis yang digagas melalui majalah ini merupakan perintah agama yang tertuang dalam Al Quran Surat Al ‘Alaq. Karena budaya mambaca dan menulis di peradilan agama dapat mengukuhkan perwujudan sumber daya manusia berperadaban tinggi.

[Ibnu AR]