Penilaian SIMPEG, PTA Banjarmasin dan PA Wonosari Nomor Satu

Bandung l Badilag.net
Satker-satker terbaik dalam hal pemanfaatan SIMPEG dan E-Doc tahun 2014 akhirnya terungkap. Rabu (24/9/2014) malam, di Bandung, dalam acara Peringatan 25 Tahun Undang-Undang Peradilan Agama, Ditjen Badilag mengumumkan satker-satker terbaik yang berhak mendapatkan penghargaan.
Untuk kategori pengadilan tingkat banding, PTA Banjarmasin dinobatkan sebagai PTA dengan kelengkapan data dan dokumen elektronik terbaik. Atas prestasinya ini, PTA Banjarmasin dihadiahi sebuah laptop dan piagam penghargaan.
PTA Banten dan PTA Yogyakarta berhasil menjadi juara II dan III. Sementara PTA Palangkaraya, PTA Pontianak dan PTA Bangka Belitung menjadi juara harapan I, II dan III. Lima PTA tersebut memperoleh piagam penghargaan.
Untuk kategori pengadilan tingkat pertama, PA Wonosari berhasil meraih predikat sebagai PA dengan kelengkapan data dan dokumen elektronik terbaik. Sama dengan PTA Banjarmasin, PA Wonosari berhak membawa pulang sebuah laptop dan piagam penghargaan.
Pada kategori yang sama, PA Jakarta Selatan dan PA Palembang menjadi juara II dan III. Sedangkan PA Palangkaraya, PA Bulukumba dan PA Jayapura menjadi juara harapan I, II dan III. Kelima PA tersebut memperoleh piagam penghargaan.
“Saya ucapkan selamat. Semoga bisa menjadi teladan bagi satker-satker lain,” ucap Dirjen Badilag Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H.
Pada dasarnya penilaian pemanfaatan SIMPEG difokuskan pada kelengkapan data kepegawaian. Ada enam menu di aplikasi SIMPEG yang dinilai. Keenam menu itu adalah Data Pribadi, Keluarga, Pangkat/Golongan, Mutasi dan Promosi, Pendidikan Formal, serta Pendidikan dan Pelatihan.
Penilaian dilakukan oleh Subdit Data dan Evaluasi Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Ditjen Badilag selama Juli-Agustus 2014.
[hermansyah]