Rektor LIPIA Mengapresiasi Langkah Badilag Dalam Orientasi Peradilan Agama

Jakarta | badilag.net
Ini merupakan ikhtiar real yang dilakukan oleh Badilag MA RI untuk memberikan manfaat kepada masyarakat terutama Alumni dan Mahasiswa LIPIA Jakarta dalam memperoleh informasi tentang Peradilan Agama dalam sistem hukum nasional.
Demikian diungkapkan Dr. H.M. Fauzan, S.H., M.M., M.H., Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama saat memberikan kata sambutan dalam kegiataan Dawroh ‘an Andhimatil Qadha wal Mahakim al Syar’iyah fi Indonesia (Orientasi Sistem Peradilan Agama di Indonesia) yang diselenggarakan atas kerjasama Badilag MA RI dan LIPIA pada hari Sabtu (31/10/2015) bertempat di Aula Kampus LIPIA Jakarta.

“Badilag MA RI telah mendapatkan banyak manfaat dari LIPIA yang telah menfasilitasi penyelenggaraan Diklat Ekonomi Syariah bagi hakim-hakim agama di Al Ma’had Al ‘Ali Lil Qadha (Sekolah Tinggi Peradilan) di Riyadh, Arab Saudi,” ungkap Fauzan. “Jadi ini semacam take and give,” imbuhnya.
Sementara itu, Dr. Khalid Muhammad Al Deham, Direktur LIPIA dalam kata sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut andil menyukseskan kegiatan dawroh (orientasi) tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi realisasi kerjasama antara LIPIA dan Mahkamah Agung yang sudah dirintis sejak tahun 2009 sampai sekarang,” kata Khalid.
“Salah satu medan pengabdian yang utama bagi alumni Fakultas Syariah LIPIA adalah mengabdikan diri menjadi Hakim di Pengadilan Agama di Indonesia,” tegas doktor yang dekat dengan dunia kampus di Indonesia.
Para Peserta dan Nara Sumber
Dawroh (orientasi) yang diikuti oleh 44 peserta yang terdiri dari 39 orang alumni dan 5 mahasiswa tingkat akhir ini adalah dalam rangka membantu persiapan para alumni dan mahasiswa dalam ikut andil mengikuti tes perekrutan calon hakim agama di Mahkamah Agung pada waktu yang akan datang.
Demikian diungkapkan oleh Mahrus, Lc., M.H. (Staf Khusus Dirjen Badilag) sebagai koordinator kegiatan. "Sudah ada beberapa alumni LIPIA yang diterima sebagai hakim agama di Mahkamah Agung. Kami berharap ada lagi, dan ada lagi," harapnya yang merupakan alumni LIPIA juga.

Para peserta mendapatkan berbagai materi orientasi dari para nara sumber, yaitu: Drs. H. Abd. Manaf, M.H. (Direktur Jenderal Badilag) tentang Kekuasaan Kehakiman di Indonesia, Dr. H.M. Fauzan, S.H., M.M., M.H. (Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama) tentang Hukum Materil Peradilan Agama, Dr. H. Edi Riadi, S.H., M.H. (Wakil Ketua PTA Jakarta) tentang Hukum Acara Peradilan Agama, Drs. Alaidin, M.H. (Asisten Hakim Agung) tentang Pengantar Materi Tes Kompetensi Bidang (TKB), dan Dr. H. Faisal Saleh, Lc., M.Si (Hakim PA Kotabumi) tentang Pengantar Materi Tes Kemampuan Dasar (TKD).
[Ibnu AR]