Sesditjen Membuka Rapat Penyusunan Majalah dan Pedoman Standar SMM

Bogor | Badilag.net
Penyusunan majalah digital peradilan agama edisi XI/2017 harus dikerjakan secara optimal dan tepat waktu, disamping menyajikan isi yang lebih berbobot.
Demikian arahan Sekretaris Ditjen Badilag Tukiran, S.H., M.M saat membuka rapat Penyusunan Majalah Peradilan Agama dan Penyusunan Pedoman Sistem Manajemen Mutu (SMM) di Wisma Abdi, Bogor pada Senin (27/2) malam.
Majalah digital peradilan agama (Majalah PA) termasuk salah satu unsur penilaian dan efiden untuk reformasi birokrasi di lingkungan ditjen badilag.
Selama ini apresiasi terhadap majalah PA datang dari banyak pihak termasuk dari luar peradilan agama.
“Majalah PA bukan hanya menjadi bahan bacaan yang ditunggu kehadirannya oleh warga peradilan, namun juga oleh kalangan akademisi maupun masyarakat umum,” papar Tukiran.
Permasalahan klasik anggaran 2017 terkait warning penghematan anggaran oleh pemerintah, mengakibatkan proses pengusulan anggaran berbasis kinerja sangat alot, biasanya diukur berdasar kinerja tahun lalu.
“Apabila memungkinkan tahun ini badilag akan menerbitkan majalah dalam tiga edisi sampai akhir tahun,” ujar Sekditjen.
Pedoman standar sistem manajemen mutu (SMM) yang merupakan salah satu program prioritas badilag tahun 2017 akan diluncurkan pada pertengahan Maret 2017.
“Targetnya pada awal Maret ini pedoman standar SMM sudah selesai, pekan kedua lounching, selanjutnya perekrutan calon auditor dan calon mentor,” pungkasnya.
[Ibnu AR]