
Sungai Raya, Kalimantan Barat – Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan peradilan agama terus diperkuat melalui berbagai program pengembangan kompetensi. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Panitera Pengganti (CPP) Secara Mandiri di Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak, yang berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Oktober 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh 174 aparatur dari berbagai satuan kerja Pengadilan Agama di Kalimantan Barat. Pengadilan Agama Sungai Raya turut mengirimkan 20 peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dan evaluasi dengan penuh antusiasme. Bimtek ini menjadi salah satu upaya strategis PTA Pontianak dalam mempersiapkan calon Panitera Pengganti yang memiliki kompetensi teknis, integritas, dan profesionalisme tinggi dalam menjalankan tugas peradilan. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepaniteraan.
Materi yang disampaikan meliputi Kode Etik dan Pedoman Perilaku Panitera dan Jurusita, tugas pokok dan fungsi Panitera Pengganti, pengelolaan biaya PNBP dan kebijakan Mahkamah Agung, hukum acara peradilan agama, hukum materil peradilan agama, teknik penyusunan Berita Acara Sidang (BAS) dan penggunaan bahasa hukum, hingga administrasi perkara dan persidangan secara elektronik. Beragam materi tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan layanan peradilan modern berbasis teknologi informasi.
Keikutsertaan 20 aparatur dari PA Sungai Raya dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen satuan kerja dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat. Melalui penguatan kapasitas teknis aparatur, diharapkan proses administrasi perkara dan persidangan dapat berjalan semakin efektif, akuntabel, dan profesional.
Menjelang penutupan kegiatan, hasil evaluasi peserta diumumkan dan membawa kabar membanggakan bagi keluarga besar Pengadilan Agama Sungai Raya. Tiga peserta berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan masuk dalam jajaran 10 besar lulusan terbaik Bimtek Calon Panitera Pengganti Tahun 2026. Ketiga peserta tersebut adalah Dr. Helen Sabrina Efendi, S.Kom., M.M., Muhammad Syahrul, S.T., dan Budi.

Ketua Pengadilan Agama Sungai Raya, Erpan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas semangat dan capaian para peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut dengan baik.
"Bimbingan teknis ini merupakan bagian penting dari upaya peningkatan kompetensi aparatur peradilan, khususnya bagi calon Panitera Pengganti yang nantinya akan memegang peranan strategis dalam mendukung kelancaran administrasi perkara dan persidangan. Kami mengapresiasi seluruh peserta dari PA Sungai Raya yang telah mengikuti kegiatan ini dengan penuh dedikasi, terlebih tiga peserta berhasil meraih predikat 10 besar terbaik. Prestasi ini menjadi bukti bahwa aparatur PA Sungai Raya memiliki semangat belajar, kompetensi, dan potensi yang sangat baik untuk terus berkembang," ujar Erpan.
Rangkaian kegiatan secara resmi ditutup pada Rabu sore (7/10/2026) oleh pimpinan PTA Pontianak, Dr. Drs. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. Dalam penutupan tersebut, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di satuan kerja masing-masing.
Melalui Bimtek Calon Panitera Pengganti ini, PTA Pontianak kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan aparatur peradilan yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan sistem peradilan modern. Sementara itu, capaian membanggakan yang diraih peserta PA Sungai Raya diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, dan menghadirkan pelayanan hukum yang semakin berkualitas bagi masyarakat.(Hl)